Produsen Mobil Tiongkok Patenkan ‘Toilet Dalam Kendaraan’ yang Dikendalikan Suara

 


Industri otomotif Tiongkok kembali menghadirkan inovasi tak biasa. Produsen mobil asal Tiongkok, Seres, resmi mematenkan sistem toilet dalam kendaraan yang dapat dioperasikan melalui perintah suara. Inovasi ini langsung menarik perhatian publik karena dinilai unik sekaligus kontroversial.

Desain Tersembunyi dan Praktis

Berdasarkan dokumen paten, toilet tersebut dirancang tersembunyi di bawah kursi penumpang dan dapat ditarik keluar seperti laci saat dibutuhkan. Sistem ini tidak memakan ruang tambahan secara permanen, sehingga tetap menjaga kenyamanan kabin.

Pengguna dapat mengaktifkannya melalui perintah suara, sejalan dengan tren kendaraan pintar yang semakin mengandalkan teknologi AI dan sistem kendali digital. Selain itu, tersedia juga opsi pengoperasian manual.

Sistem Pengelolaan Limbah Modern

Toilet ini dilengkapi sistem ventilasi khusus untuk mengurangi bau di dalam kabin. Terdapat kipas serta pipa pembuangan udara yang mengalirkan bau keluar kendaraan.

Menariknya, sistem tersebut juga menggunakan elemen pemanas untuk:

Menguapkan cairan

Mengeringkan limbah padat

Mengurangi volume limbah sebelum disimpan dalam tangki khusus

Tangki tersebut nantinya harus dikosongkan secara manual oleh pemilik kendaraan.

Ditujukan untuk Perjalanan Jauh

Fitur ini diyakini dirancang untuk:

Perjalanan jarak jauh

Aktivitas berkemah (car camping)

Situasi darurat di jalan tol atau daerah terpencil

Di tengah tren mobil listrik dan kendaraan pintar, produsen otomotif Tiongkok memang berlomba menghadirkan fitur yang berbeda untuk menarik konsumen. Sebelumnya, beberapa mobil telah dilengkapi kulkas mini, sistem karaoke, kursi pijat, hingga layar hiburan besar.

Masih Tahap Paten

Meski telah dipatenkan, belum ada konfirmasi apakah teknologi ini akan benar-benar diproduksi massal atau hanya sebatas konsep. Namun, langkah ini menunjukkan bagaimana produsen mobil Tiongkok terus bereksperimen menciptakan pengalaman berkendara yang semakin lengkap — bahkan hingga memenuhi kebutuhan paling mendasar manusia.

Apakah fitur ini akan menjadi tren baru di masa depan? Atau hanya sekadar inovasi unik yang tak pernah benar-benar hadir di jalan raya? Waktu yang akan menjawab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dunia Tarik Napas Lega! Iran Buka Selat Hormuz di Tengah Bara Konflik Lebanon

Digitalisasi Konsumsi Nasional: BGN Alokasikan Rp1,2 Triliun untuk Sistem Monitoring Real-Time Program MBG

Tegaskan Fiskal Solid, Menkeu Purbaya Tolak Tawaran Utang Rp500 Triliun dari IMF