China Perluas Investasi di Indonesia di Tengah Tarif AS yang Tinggi
Tanggal: 14/08/2025P Penulis: [padli arafat] Perusahaan-perusahaan asal Tiongkok tengah berbondong-bondong memindahkan operasi ke Indonesia untuk menghindari tarif tinggi AS dan memanfaatkan pasar domestik yang besar dan berpotensi tinggi. Banyak perusahaan Tiongkok memilih Indonesia karena tarif impor AS pada produk Tiongkok saat ini melebihi 30%, sementara tarif ke Indonesia hanya sekitar 19 %. Hal ini meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai lokasi alternatif produksi dan ekspansi. Investasi langsung asing (FDI) dari Tiongkok dan Hong Kong meningkat sebesar 6,5% year-on-year pada paruh pertama tahun 2025, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor kendaraan listrik, tekstil, dan manufaktur menjadi primadona, khususnya di kawasan industri Jawa Barat seperti Subang Smartpolitan. Harga lahan industri melonjak 15%–25% karena permintaan tinggi. Meski menarik, Indonesia masih menghadapi tantangan seperti infrastruktur yang belum memadai, birokrasi yang kompl...